Mobil Listrik China Dijual Lebih Murah, Apa Hyundai Siap Hadapi Perang Harga?

Muhamad Fadli Ramadan
Hyundai mengakui produsen otomotif asal China semakin agresif menawarkan mobil listrik dengan harga lebih murah.  (Foto: iNews.id)

Chief Marketing Officer HMID Budi Nur Mukmin menambahkan soal penentuan harga merupakan strategi penjualan setiap merek. Sebab itu, dia tak merasa istilah perang harga tepat untuk kondisi pasar mobil listrik saat ini.

“Saya tidak tahu kata perang harga itu tepat. Karena setiap merek punya strategi sendiri ingin masuk ke segmen yang ingin dituju, kami juga punya strategi harga tertentu sesuai dengan karakteristik dari segmen itu,” katanya.

“Jadi dengan strategi itu, approach yang mereka lakukan saya gak bisa menyebut apakah itu sebagai definisi perang harga,” sambungnya.

Budi menegaskan bahwa setiap perusahaan memiliki kebijakan masing-masing, ditambah dengan bantuan dari pemerintah negara asal brand tersebut. Menurutnya, selisih harga mobil listrik yang ada saat ini merupakan strategi brand dalam menggaet konsumen.

“Definisi perang harga mungkin harus didefinisikan secara pasti, misal satu merek ada harga sekian, lainnya turun lagi itu mungkin itu perang harga. Tapi kalau setiap merek punya strategi sendiri saya rasa itu bukan perang harga. Itu cuma strategi aja,” ujarnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 hari lalu

Wuling Pastikan Aira EV Meluncur di GIIAS 2026, Harga di Bawah Rp200 Juta? 

3 hari lalu

Bakal Panaskan GIIAS 2026, Ini Alasan Hyundai Boyong Ioniq 3

4 hari lalu

Hyundai Siapkan Kejutan Mobil Listrik Prototipe 7-Seater di GIIAS 2026

4 hari lalu

Hyundai Kunjungi iNews Media Group Pererat Kerja Sama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal