Mobil Listrik Dapat Insentif, Bagaimana Hitungannya?

Dani M Dahwilani
Memiliki Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) di atas 40 persen, Wuling Air ev menjadi salah satu mobil listrik yang mendapat insentif. (Foto: Dok iNews.id)

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah telah menetapkan memberikan insentif untuk pembelian mobil listrik per 1 April 2023. Adapun dua model kendaraan roda empat yang mendapat subsidi dari pemerintah adalah Wuling Air ev dan Hyundai Ioniq 5.

Dalam kebijakannya pemerintah memberikan subsidi berupa insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10 persen. Lewat subsidi tersebut, konsumen yang sebelumnya harus membayar PPN mobil listrik sebesar 11 persen, kini hanya perlu membayar 1 persen.

Salah satu mobil listrik yang berhak menerima subsidi ini adalah Wuling Air ev. Mobil tersebut telah memenuhi syarat tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) di atas 40 persen.

Bagaimana hitungannya jika telah mendapat subsidi? Brand Manager and Marketing Director Wuling Motors, Dian Asmahani mengatakan pihaknya sudah menghitung pengurangan harga setelah mendapatkan subsidi PPN dari pemerintah.

"Setelah pengurangan PPN kalau dihitung untuk OTR (on the road) Jakarta bisa lebih hemat sekitar Rp20 jutaan," ujar Dian saat dikonfirmasi media, belum lama ini.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Akselerasi Kendaraan Listrik, Ekosistem dan Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci

57 tahun lalu

Baru Ada 4.892 SPKLU di Indonesia, Pemerintah Terus Dorong Pembangunan Infrastruktur EV

57 tahun lalu

J5 Hybrid Belum Jadi Prioritas, Jaecoo Pilih Fokus Penuhi Pesanan Model EV

57 tahun lalu

Armada Kendaraan Listrik Grab Tembus 28.000 Unit, Target Tambah 3 Kali Lipat hingga Akhir Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal