Pede Bisa Bersaing Hadapi Wuling dan BYD, Polytron: Ada Gula Ada Semut

Muhamad Fadli Ramadan
Polytron pede bisa bersaing dengan merek lain yang sudah menancapkan kukunya di Indonesia. (Foto: Fadli Ramadhan)

JAKARTA, iNews.id - Polytron meramaikan pasar mobil listrik di Indonesia dengan meluncurkan G3 dan G3+. Mereka percaya diri alias pede bisa bersaing dengan merek lain yang sudah menancapkan kukunya di Indonesia.

Namun, dibutuhkan strategi matang untuk bersaing. Terlebih, mereka akan berhadapan langsung dengan Wuling sebagai pemain lama dan BYD yang saat ini sedang merajai pasar kendaraan listrik.

Direktur Komersial Polytron Tekno Wibowo mengatakan strategi dalam memasuki pasar mobil listrik Indonesia adalah dengan melakukan perakitan secara lokal. Ini untuk menekan harga jual mobil listrik dan mendapat insentif dari pemerintah.

Sebagai informasi, Polytron saat ini menggunakan fasilitas milik PT Handal Indonesia Motor (HIM). Bahkan, mereka memiliki rencana membangun pabrik sendiri apabila minimal target penjualan sudah tercapai.

"Nilai TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) kami 40 persen, jadi sudah dapat insentif untuk PPN DTP. Kalau kami bicara targetnya, kami mungkin harus jual minimal 5.000 unit baru kami bisa bangun pabriknya," kata Tekno di Jakarta belum lama ini.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
4 hari lalu

Mengaspal di GIIAS 2026, Intip Fitur pada Changan Nevo Q05

4 hari lalu

Pameran Otomotif Internasional GIIAS 2026 Hadirkan Lebih dari 65 Merek Global

6 hari lalu

Serba-serbi GIIAS 2026: Guinness World Records Pecah Kompetisi Mekanik Terbesar di Dunia

6 hari lalu

Melantai di GIIAS 2026, Intip Perbedaan Wuling Aira ev Standard Range dan Long Range! 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal