Pede Bisa Bersaing Hadapi Wuling dan BYD, Polytron: Ada Gula Ada Semut

Muhamad Fadli Ramadan
Polytron pede bisa bersaing dengan merek lain yang sudah menancapkan kukunya di Indonesia. (Foto: Fadli Ramadhan)

Mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 12/2025, mobil listrik Polytron G3 dan G3+ telah mendapatkan insentif PPN DTP (Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah) 10 persen dari harga jual karena telah memenuhi TKDN 40 persen.

Soal persaingan di pasar mobil listrik Indonesia, Polytron optimistis segmen ini masih menarik. Terlebih banyaknya produsen asal China yang hadir di Indonesia dan menawarkan beragam model dengan harga terjangkau.

"Pasar EV menarik kan, karena yang tumbuh kan hanya BEV dan HEV. Jadi kalau bicara persaingan, semua merek ada di sini, ya wajar-wajar saja, ada gula ada semut," ujar Tekno.

Sebagai informasi, penjualan mobil listrik pada April 2025 tembus 7.402 unit, turun 16,36 persen dibandingkan Maret 2025, dengan 8.850 unit.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
1 hari lalu

Sasar Segmen SUV, Changan Benamkan Teknologi Ini pada Mobil Listrik Deepal S07

4 hari lalu

Desain BYD Seagull Terungkap, Dimensi Lebh Besar Jarak Tempuh Tembus 420 Km

8 hari lalu

Motor Listrik Fox R Terbakar, Hasil Investigasi Polytron Temukan Ini

10 hari lalu

Transformasi Polytron dari Elektronik ke Kendaraan Ramah Lingkungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal