"Kami akan mempercepat produksi agar unit J5 EV dapat diterima konsumen sebelum Lebaran 2026," kata Zheng Shuo.
Di sisi lain, kekhawatiran konsumen juga muncul terkait potensi kenaikan harga mobil listrik pada Januari 2026. Hal ini menyusul belum adanya kepastian dari pemerintah mengenai kelanjutan insentif mobil listrik, khususnya terkait PPN.
Head of Sales Jaecoo Indonesia, Willy Winawan, mengatakan pihaknya memahami keresahan konsumen. Namun, menurut dia, hingga saat ini harga resmi masih menunggu kebijakan pemerintah terkait insentif.
“Namun karena belum ada kebijakan PPN (insentif mobil listrik) 10 persen, kita belum mengetahui harga pasti, terutama bagi teman-teman yang telah melakukan pemesanan tahun lalu,” ujar Willy.
Meski begitu, Willy menegaskan konsumen yang sudah melakukan pemesanan sebelumnya tetap mendapat perlindungan harga. “Bagi yang telah memesan, harga tetap Rp299,9 juta untuk tipe tertinggi dengan melakukan price lock insurance, sehingga harga tidak berubah,” katanya.
Sebagai informasi, Jaecoo J5 EV dipasarkan di Indonesia dengan harga Rp249,9 juta untuk tipe Standard dan Rp299,9 juta untuk varian Premium on the road (OTR) Jakarta.