Penjualan Nyaris Disalip, Mobil Listrik China BYD Jadi Ancaman Serius Tesla

Wahyu Sibarani
BYD menjadi ancaman serius bagi Tesla, setelah penjualan mobil listrik mereka hampir menyalip pabrikan asal Amerika Serikat (AS) tersebut. (Foto: Drive/BYD)

Keberhasilan BYD mengalahkan penjualan Tesla sebagai simbol kebangkitan industri mobil listrik China. Sokongan pemerintah China membuat merek-merek mobil listrik dari negara tersebut menduia.

Mobil-mobil China bahkan tidak sungkan masuk dan mengganggu pasar otomotif di wilayah Eropa. Mereka berani adu kuat dengan merek-merek mobil Eropa yang sudah lebih dulu mapan.

Kondisi tu terjadi karena China sudah memiliki target khusus untuk mobil listrik. Mereka menetapkan pada 2025 setidaknya 20 persen mobil baru yang dijual adalah energi baru atau New Energy Vehicle (NEV). Pada 2035, China berharap mobil energi baru mencapai penjualan terbesar.

“China kini memimpin dalam produksi dan meningkatkan keunggulan komparatif, mengandalkan pasar domestik yang besar dan keunggulan sebagai penggerak pertama,” tulis analis Natixis Asia mengenai pergerakan mobil-mobil listrik berbendera China di seluruh dunia.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
6 hari lalu

Mobil Listrik Nevo QO5 Diproduksi Lokal, Distribusi Ditargetkan September 2026

7 hari lalu

Menguji Changan Nevo Q05 di Jalan Pekotaan Padat, Intip Fitur dan Teknologinya

9 hari lalu

Menjajal Mobil Listrik BAIC T1 Libas Jalanan Jakarta-Bandung PP, Begini Performanya

10 hari lalu

10 Mobil Terlaris di Indonesia Juli 2026, Kendaraan Listrik Bertengger di Peringkat Atas   

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal