Percepat Transisi Energi Baru, Toyota Gandeng Universitas-Universitas di Indonesia

Dani M Dahwilani
Percepat transisi energi, TMMIN menggandeng sejumlah universitas ternama di Indonesia membahas Energi Baru Terbarukan (EBT). (Foto: Toyota) 

Green energi seperti biofuel, ethanol, hydogren, serta optimalisasi EBT dalam proses manufaktur lebih ramah lingkungan, tidak hanya menekan emisi. Peningkatan penggunaan EBT membantu kesejahteraan para petani Indonesia. 

“Penggunaan EBT (Energi Baru dan Terbarukan) seperti bioenergi dapat membantu mengurangi ketergantungan konsumsi bahan bakar fosil di semua sektor terkait seperti pembangkit listrik, domestik, industri, dan sektor transportasi. Bioenergi termasuk bioethanol dan biofuel, memainkan peranan utama dalam mendukung Indonesia untuk menuju transisi energi serta mereduksi emisi, ujar Nandi Julyanto.

Wakil Presiden Direktur PT TMMIN, Bob Azam menjelaskan transisi energi dengan implementasi Energi Baru Terbarukan (EBT), memegang peranan penting dalam menjaga ketersediaan energi, dan lingkungan lebih hijau untuk generasi mendatang. Toyota Indonesia hadir dengan pendekatan multi-pathway, yaitu sinergi ragam teknologi kendaraan rendah emisi, termasuk elektrifikasi dengan pemanfaatan energi rendah emisi.

“Sejumlah inisiatif memenuhi target reduksi emisi di 2030, menjadi langkah awal atau steppingstone menuju tujuan yang lebih besar, di tahun 2060. Implementasi strategis sangat diperlukan untuk mempercepat transisi energi. Mengacu pada prinsip mengurangi emisi sebanyak-banyaknya dengan beragam teknologi, untuk memberikan hasil nyata dalam waktu singkat," katanya. 

"Hal ini selaras dengan tema seminar kali ini, Mempercepat Transisi Energi Menuju Quick Wins. Implementasi green energi juga dapat direalisasikan sebagai aktivitas dekarbonisasi. Tidak hanya membantu pertumbuhan ekonomi, namun juga berkontribusi bagi kesejahteraan petani Indonesia melalui positive cycle yang terbentuk, yang bertujuan menciptakan keseimbangan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan di masa depan,” ujar Bob Azam 

Pada aktivitas seminar nasional UI, Toyota Indonesia memberikan kontribusi dengan tema green economy kepada perwakilan FEB UI untuk dukungan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sehingga dapat memperkuat relevansi akademis dan sosial perguruan tinggi. Dukungan yang diberikan akan digunakan untuk keperluan riset dan pengabdian masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan green economy.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
3 hari lalu

Teknologi Mesin Terus Berkembang, Toyota Kenalkan Engine Terbaru 

9 hari lalu

Prabowo Ungkap Rencana Bangun 100 Gigawatt Pembangkit Tenaga Surya: Tahun Ini Dimulai 17 GW

19 hari lalu

Toyota Luncurkan Mobil Listrik Double Cabin Hilux EV, Gendong Mesin Baru

2 bulan lalu

Dapat Masukan dari Pengguna Motorsport, Toyota Lakukan Penyegaran pada GR Yaris

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal