Dari sisi penjualan, Toyota Indonesia mencatatkan penjualan wholesales lebih dari 175.000 unit hingga Agustus 2026. Angka tersebut tumbuh dibandingkan periode yang sama tahun lalu sekaligus mempertahankan posisi Toyota di pasar otomotif Indonesia.
Pertumbuhan juga terjadi pada kendaraan elektrifikasi Toyota dan Lexus. Hingga Agustus 2026, penjualan model elektrifikasi kedua merek tersebut mencapai lebih dari 38.000 unit atau tumbuh 68 persen.
Penerimaan kendaraan elektrifikasi juga terlihat pada GIIAS 2026. Lebih dari 56 persen surat pemesanan kendaraan (SPK) Toyota dalam pameran tersebut berasal dari model elektrifikasi.
Salah satu kontributor utama adalah Veloz Hybrid. Sejak diluncurkan pada Februari 2026 hingga awal September 2026, Veloz Hybrid telah mencatatkan lebih dari 20.000 pemesanan.
Toyota menilai tingginya penerimaan kendaraan elektrifikasi menunjukkan konsumen tidak memilih teknologi hanya karena merupakan sesuatu yang baru. Teknologi harus relevan, mudah digunakan dan memberikan manfaat sesuai kebutuhan masyarakat.