Persaingan Mobil China Makin Panas, BYD Tinggalkan Geely

Dani M Dahwilani
BYD masih kokoh di posisi teratas setelah membukukan penjualan 483.125 unit mobil penumpang sepanjang Oktober 2026, meninggalkan Geely Auto 214.996 unit. (Foto: Ilustrasi AI)

Di sisi lain, jaringan penjualan kendaraan Huawei, Harmony Intelligent Mobility Alliance (HIMA), menyerahkan 33.537 unit. Angka tersebut turun 50,8 persen secara tahunan dan 10,5 persen dibandingkan September 2026.

BAIC New Energy Vehicle (NEV) juga mencatatkan penjualan 32.502 unit atau naik 6,42 persen secara tahunan. Merek ArcFox menjadi kontributor utama dengan 26.325 unit.

Adapun Li Auto mengirimkan 29.025 mobil, turun 8,6 persen dibandingkan Oktober 2025 dan 8,8 persen secara bulanan. Angka ini menjadi satu-satunya penjualan di bawah 30.000 unit di antara tiga produsen Nio, Li Auto, dan Xpeng.

Sementara merek premium Dongfeng, Voyah, mencatatkan pengiriman 13.030 unit sepanjang Oktober 2026.

Besarnya selisih penjualan BYD dan Geely memperlihatkan dominasi BYD di antara produsen mobil China. Namun, pertumbuhan Leapmotor, Xpeng, GAC Aion, dan sejumlah merek lainnya menunjukkan persaingan industri kendaraan energi baru akan semakin ketat.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
3 hari lalu

BYD Siapkan Penantang Rolls-Royce Ghost, Sedan Listrik Mewah Panjang 5,5 Meter

9 hari lalu

Deretan Mobil yang Disita KPK terkait Kasus Korupsi BNPB, Apa Saja?

16 hari lalu

BYD Bakal Benamkan Teknologi Flash Charging pada M6 dan Atto 2, Isi Baterai Cuma 5 Menit

17 hari lalu

Apakah Merek Lain Bisa Pakai Flash Charging? Begini Kata BYD

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal