Produksi Jutaan Kendaraan di Indonesia hingga Diekspor ke 74 Negara, Ini Harapan Bos Suzuki

Dani M Dahwilani
President Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Minoru di GIIAS 2025, Rabu (30/7/2025). (Foto: Foto: iNews.id)

Meski ada upaya pemulihan pasar pada masa lalu, seperti rebound signifikan pada 2021, namun tekanan dari penurunan volume, tingginya pajak, hingga masalah pembiayaan membuat 2024 menjadi masa kritis bagi industri otomotif Indonesia.

Khususnya low pick-up, menghadapi tantangan berat dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Gaikindo dan OJK, penjualan ritel kendaraan low pick-up mengalami penurunan signifikan sejak 2023, dengan angka wholesales turun dari 149.726 unit di 2022 menjadi 116.986 unit di 2023. Produksi pun mengikuti tren yang sama, anjlok ke 132.601 unit dari 160.171 unit di tahun sebelumnya.

Suzuki pun berharap pemerintah memberikan kebijakan kepada industri otomotif di sektor kendaraan niaga yang banyak membantu pelaku industri khususnya UMKM, sehingga memberikan sumbangsih bagi pertumbuhan perekonomian nasional.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
12 hari lalu

Suzuki Luncurkan Mobil Listrik Murah eSky Seharga Rp175 Jutaan, Apa Akan Masuk Indonesia?

14 hari lalu

Banyak Orang Cari Mobil di Internet, Faktanya Fungsi Dealer Belum Tergantikan

18 hari lalu

VinFast Hadirkan Ekosistem Kendaraan Listrik di GIIAS Semarang 2026, Perluas Pilihan Mobilitas bagi Konsumen Indonesia

21 hari lalu

Hadapi Brand Baru, Kekuatan Pasar Suzuki 70 Persen di Luar Jabodetabek

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal