Produksi Mobil Terhenti 2 Hari akibat Diretas Hacker, Suzuki Investigasi Keamanan Data Konsumen

Dani M Dahwilani
Akibat serangan hacker, sebagian sistem produksi mobil Suzuki di Indonesia sempat berhenti dua hari. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Suzuki mengungkapkan sempat mendapat peretasan melalui akses illegal ke jaringan internal PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) dan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS). Peristiwa tersebut terjadi pada 15 Oktober 2021. 

Akibat serangan hacker tersebut, sebagian sistem produksi sempat berhenti. Ini menyebabkan produksi di sebagian pabrik mobil Suzuki terhenti selama 2 hari kerja.  

Menanggapi situasi ini, Presiden Direktur PT SIM/SIS, Shingo Seza mengatakan, pihaknya telah melakukan investigasi. Dia memastikan saat ini kondisinya sudah pulih kembali.  

"Karena telah terjadi percobaan akses ilegal ke server Suzuki yang menyimpan informasi konsumen, kami akan terus melanjutkan investigasi secara detail. Saat ini belum dapat dipastikan adanya kebocoran informasi konsumen," ujarnya, dalam keterangan pers dilansir Minggu (25/10/2021). 

Shingo Sezaki pun meminta maaf dan menyatakan komitmennya mengatasi masalah tersebut. Dia menegaskan keamanan data konsumen paling atama.

“Kami mohon maaf sebesar-besarnya kepada konsumen serta pihak terkait karena ini berpotensi menyebabkan ketidaknyamanan dan kekhawatiran. Namun, kami telah dan akan terus memperkuat langkah-langkah terkait pengamanan data dan informasi konsumen di PT SIM/SIS,” katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
10 hari lalu

BYD Akan Jadikan Pabrik di Subang Basis Produksi Dalam Negeri dan Ekspor

20 hari lalu

Robot Humanoid Mulai Gantikan Pekerja Pabrik, tapi Masih Kalah Cepat dari Manusia

2 bulan lalu

Mazda Bangun Pabrik Perakitan di Indonesia, Kapasitas Produksi 5.700 Unit per Tahun

2 bulan lalu

BMW Pekerjakan Robot Mirip Manusia di Pabrik, Ambil Alih Tugas Paling Membosankan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal