Produsen Mobil di Indonesia Waspadai Dampak Buruk Konflik di Timur Tengah

Dani M Dahwilani
Ketegangan di Timur Tengah yang terus berlangsung dikhawatirkan dapat mengganggu rantai pasok komponen otomotif. (Foto: Ilustrasi AI)

“Untuk saat ini belum ada pengaruh. Kita masih melihat perkembangan,” ujar Direktur Marketing PT Toyota-Astra Motor (TAM) Jap Ernando Demily di Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Meski begitu, Jap Ernando mengakui konflik geopolitik berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi global. Jika ketegangan terus meningkat, dampaknya bisa merambat ke berbagai sektor industri, termasuk otomotif.

Menurutnya, stabilitas ekonomi dunia sangat berkaitan dengan permintaan kendaraan. Ketika kondisi ekonomi terganggu, daya beli masyarakat berpotensi ikut melemah sehingga memengaruhi penjualan otomotif.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
21 hari lalu

BYD Bakal Benamkan Teknologi Flash Charging pada M6 dan Atto 2, Isi Baterai Cuma 5 Menit

22 hari lalu

Apakah Merek Lain Bisa Pakai Flash Charging? Begini Kata BYD

24 hari lalu

BYD Bawa Teknologi Flash Charging ke Indonesia, Isi Baterai Cuma 5 Menit

24 hari lalu

Timnas Indonesia Bisa Ganti Lawan di FIFA Matchday November 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal