Punya 9 Pabrik Otomotif, Mega Factory BYD di Changzhao Produksi Mobil untuk Pasar Indonesia

Dani M Dahwilani
Mega factory di Changzhao memproduksi mobil-mobil yang diekspor ke sejumlah negara, termasuk Indonesia. (Foto: iNews.id)

Sementara pada area assembly, salah satu sistem otomatisasi diterapkan untuk menyamakan waktu penyatuan rangka mobil, platform, dan baterai secara bersamaan.

Masing-masing area tersebut juga memiliki tim riset dan pengembangan sendiri untuk melakukan berbagai pengecekan yang diperlukan, seperti pengecekan dan penelitian kesalahan atau kerusakan pada area stamping. Pengecekan dengan sampel acak dilakukan untuk melihat potensi kesalahan presisi pada area welding.

Pabrik di Changzhou menerapkan praktik keberlanjutan melalui penerapan energi baru. Dari total produksi delapan pabrik BYD pada 2023, perusahaan telah mencatatkan rekor produksi EV dan PHEV sebanyak 6.000.000 unit untuk didistribusikan ke seluruh dunia. Mereka saat ini telah mengekspor mobil ke lebih dari 70 negara.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
3 hari lalu

Terungkap! Ini Penyebab Komponen Jet Tempur Canggih Buatan AS F-35 Jatuh ke Tangan China

3 hari lalu

Mobil Listrik 7-Seater Hyundai Neira Segera Meluncur di Indonesia, Ini Segmen yang Disasar

4 hari lalu

Suzuki Luncurkan Mobil Listrik Murah eSky Seharga Rp175 Jutaan, Apa Akan Masuk Indonesia?

5 hari lalu

Kei Car EV BYD Racco Keluar dari Jepang, Siap Gempur Pasar Mobil Listrik Rp200 Jutaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal