Ribuan Unit Mobil listrik Kena Recall Setelah Viral Terbakar di Jalan

Muhamad Fadli Ramadan
Mobil listrik terbakar membuat produsen China, Li Auto memutuskan melakukan penarikan kembali alias recall. (Foto: Sena)

Sistem ini dirancang untuk mendeteksi potensi kebocoran cairan pendingin dan risiko keamanan baterai terkait. Setelah terdeteksi, layanan pelanggan 400 perusahaan dan sistem Ecall di dalam mobil akan menghubungi pengguna yang terdampak untuk mengatur bantuan darurat.

Jika kendaraan mengalami kerusakan, pengemudi akan diperingatkan melalui lampu indikator kerusakan di dalam mobil, pesan teks, dan alarm suara, yang menyarankan mereka untuk menepi dengan aman dan menunggu pertolongan.

Kendaraan yang terdampak dalam penarikan kembali merupakan produksi antara 18 Februari 2024 sampai 27 desember 2024. Berdasarkan pemberitahuan penarikan (Recall No. S2025M0174V), pendingin di kendaraan ini mungkin memiliki sifat anti-korosi yang tidak memadai.

Keselamatan selalu menjadi prioritas utama Li Auto. Menjunjung tinggi prinsip tanggung jawab terhadap keselamatan pengguna dan tidak menoleransi potensi bahaya, kami telah secara proaktif mengajukan rencana penarikan kembali produk ke Badan Regulasi Pasar Negara untuk melakukan inspeksi keselamatan dan penggantian/perbaikan untuk semua kendaraan Li Auto MEGA 2024 dari batch yang terdampak," bunyi keterangan Li Auto.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
18 jam lalu

Lamborghini Batal Kembangkan Supercar Listrik, Alasannya Mencengangkan

Megapolitan
18 jam lalu

Kronologi Mobil Listrik BYD Nyemplung ke Kolam Bundaran HI, Kok Bisa?

Megapolitan
1 hari lalu

Mobil Listrik BYD Nyemplung ke Kolam Bundaran HI Jakpus usai Tabrak Pembatas Jalan

Mobil
2 hari lalu

Leapmotor Perkenalkan Teknologi Baterai Cell-to-Chassis, Apa Itu?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal