Rivalitas Mercedes-Benz Versus BMW, Musuh Abadi Satu Negara

Muhamad Fadli Ramadan
Dua pabrikan Jerman, Mercedes-Benz dan BMW menjadi musuh abadi di pasar mobil premium dunia.(Foto: Reutres)

JAKARTA, iNews.id – Dua pabrikan mobil Jerman, Mercedes-Benz dan BMW adalah rival abadi. Rivalitasnya seperti Renault dan Peugeot di Prancis, Ferrari dan Lamborghini di Italia, Ford dan Chevrolet di Amerika Serikat (AS), atau Toyota dan Honda di Jepang.

Meski demikian, persaingan antara Mercedes-Benz dan BMW sangat sehat. Ini menghasilkan kemajuan penting dalam kinerja, keselamatan, dan desain dalam industri otomotif.

Mercedes mungkin menjadi motivasi terbaik untuk membuat BMW terus menunjukkan kemajuan, dan begitu juga sebaliknya.

Tanpa persaingan yang kuat, kedua pabrikan Jerman itu akan berada dalam situasi lebih sulit. Apalagi memegang posisi teratas di pasar mobil premium. Sebab itu, di tengah persaingan selalu ada hal baik.

Dilansir dari Motor1, saat ini BMW dan Mercedes-Benz adalah merek mobil premium paling populer di dunia. Banyak pengendara bermimpi memiliki salah satu produk dari perusahaan tersebut.

Secara gabungan, mereka menjual hampir 4,3 juta mobil sepanjang 2021, menyumbang 40 persen dari penjualan kendaraan premium dan mewah di seluruh dunia. Tahun lalu, BMW menyalip Mercedes dan menjadi merek mobil premium favorit dunia.

Ini berkat peningkatan penjualan sebesar 9 persen dari volume sepanjang 2020. Sebaliknya, Mercedes-Benz (tidak termasuk Smart dan van), mencatat penurunan sebesar 5 persen.

Peningkatan penjualan BMW disebabkan besarnya permintaan konsumen untuk model-model paling populer. Sementara Mercedes-Benz harus menderita karena C-Class dan E-Class yang menua.

Pertumbuhan penjualan BMW didasarkan pada meningkatnya volume penjualan di China, Eropa, Amerika Serikat, dan Jepang-Korea. Sebaliknya, Mercedes-Benz mengalami penurunan penjualan di empat negara tersebut.

Hasil penjualan tahun lalu sebagian dijelaskan strategi berbeda yang diadopsi kedua perusahaan. Selama dekade terakhir, Mercedes telah memfokuskan semua upayanya mengurangi usia rata-rata basis pelanggannya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
13 jam lalu

Harga Mobil Jerman di Indonesia Bakal Lebih Murah, Pecinta BMW dan Mercedes-Benz Tersenyum

2 bulan lalu

Komunitas Otomotif Ramaikan Indonesia Automotive Awards 2026, Ducati hingga Mercedes-Benz Mejeng di MNC Tower

2 bulan lalu

BMW Luncurkan Mobil Listrik New BMW iX3 di GIIAS 2026, Jarak Tempuh Tembus 805 Km

2 bulan lalu

Boyong Seluruh Line-Up di GIIAS 2026, BMW Astra Targetkan 400 SPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal