Rupiah Babak Belur, Daihatsu Bertahan Tak Naikkan Harga Mobil

Dani M Dahwilani
Rupiah tertekan hingga di angka lebih dari  Rp17.700 per dolar AS, Daihatsu mengungkapkan belum menaikkan harga mobil. (Foto: Dok iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Di tengah nilai tukar rupiah yang terus tertekan hingga menembus di atas Rp17.700 per dolar AS, Daihatsu memastikan belum menaikkan harga mobil. Produsen otomotif tersebut memilih melakukan efisiensi internal demi menjaga daya beli konsumen.

Marketing Director and Corporate Planning Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Sri Agung Handayani mengatakan, pelemahan rupiah memang memberi tekanan pada biaya produksi perusahaan. Sebab, masih ada sejumlah komponen kendaraan yang berasal dari impor.

"Ada beberapa komponen yang memang impor. Pastinya butuh penyesuaian. Tapi keberlanjutan industri ini kan mesti jalan ya," ujar Sri Agung, saat dikonfirmasi media di kawasan BSD City, Tangerang, belum lama ini.

Meski demikian, Daihatsu belum mengambil langkah menaikkan harga jual kendaraan. Perusahaan justru fokus melakukan restrukturisasi biaya dan efisiensi di lini produksi untuk menahan dampak pelemahan kurs.

"Jadi kita lakukan beberapa hal. Pertama, kita restructure biaya dan melakukan efisiensi di manufacturing kita," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
11 hari lalu

Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.755 per Dolar AS

14 hari lalu

Rupiah Ditutup Kembali Menguat ke Rp17.897 per Dolar AS, Ini Faktor Pendorongnya

16 hari lalu

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.943 per Dolar AS Jelang Rilis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2026

17 hari lalu

Rupiah Kembali Tertekan, Dolar AS Tembus Rp18.037 Pagi Ini!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal