Rupiah Babak Belur, Daihatsu Bertahan Tak Naikkan Harga Mobil

Dani M Dahwilani
Rupiah tertekan hingga di angka lebih dari  Rp17.700 per dolar AS, Daihatsu mengungkapkan belum menaikkan harga mobil. (Foto: Dok iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Di tengah nilai tukar rupiah yang terus tertekan hingga menembus di atas Rp17.700 per dolar AS, Daihatsu memastikan belum menaikkan harga mobil. Produsen otomotif tersebut memilih melakukan efisiensi internal demi menjaga daya beli konsumen.

Marketing Director and Corporate Planning Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Sri Agung Handayani mengatakan, pelemahan rupiah memang memberi tekanan pada biaya produksi perusahaan. Sebab, masih ada sejumlah komponen kendaraan yang berasal dari impor.

"Ada beberapa komponen yang memang impor. Pastinya butuh penyesuaian. Tapi keberlanjutan industri ini kan mesti jalan ya," ujar Sri Agung, saat dikonfirmasi media di kawasan BSD City, Tangerang, belum lama ini.

Meski demikian, Daihatsu belum mengambil langkah menaikkan harga jual kendaraan. Perusahaan justru fokus melakukan restrukturisasi biaya dan efisiensi di lini produksi untuk menahan dampak pelemahan kurs.

"Jadi kita lakukan beberapa hal. Pertama, kita restructure biaya dan melakukan efisiensi di manufacturing kita," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penjualan Mobil Daihatsu Juni 2026 Naik 27 Persen, Gran Max dan Sigra Jadi Penopang

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.907 per Dolar AS

57 tahun lalu

Prabowo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah: Karena Kekayaannya Keluar

57 tahun lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.859 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal