Saingi China, Pabrikan Eropa Kompak Kurangi Biaya Produksi Baterai Mobil Listrik

Muhamad Fadli Ramadan
Chevrolet Bolt EV. (Foto: Autoblog)

JAKARTA, iNews.id - Pabrikan mobil di dunia mulai berlomba-lomba mengurangi biaya produksi baterai mobil listrik. Semuanya gara-gara China.

Dikutip Autoblog, Senin (11/12/2023), berbagai pabrikan mobil dunia ingin menekan biaya produksi baterai mobil listrik agar harga bisa turun. Saat ini mobil-mobil listrik buatan China jauh lebih terjangkau dibanding mobil-mobil listrik lainnya.

"Sekarang produsen mobil dunia mulai berupaya membuat mobil listrik terjangkau, mereka tahu jika itu tidak dilakukan maka akan kalah dengan China," ujar Andy Palmer, chairman of Brill Power.

Dia mengatakan saat ini baterai memang jadi faktor utama dari harga mobil listrik. Biaya produksinya bisa dibilang sangat mahal.

Sayangnya harga baterai tersebut berimbas kepada harga mobil listrik. Di saat yang sama juga berpengaruh pada penjualan mobil listrik.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pemesanan Lebih dari 1.000 Unit, Changan Mulai Kirim Mobil Listrik Nevo Q05 ke Konsumen 

4 hari lalu

Mengintip Toyota bZ4X Touring, Mobil Listrik Bisa Diajak Main Off-Road

10 hari lalu

15 Mobil Terlaris di Indonesia Agustus 2026, Mobil Listrik Kembali Merajai

14 hari lalu

China Pamer Teknologi Baterai LFP Generasi Terbaru, Produksi Lebih Cepat 7,5 Sel per Menit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal