Sampah Berbahaya bagi Anak, Pria Ini Ciptakan Robot Otonom Pencari Puntung Rokok

Dani M Dahwilani
Setiap tahun sedikitnya 14,5 triliun puntung rokok berakhir sebagai sampah di seluruh dunia, sangat berbahaya bagi anak-anak. (Foto: Carscoops)

Masalah yang ditimbulkan puntung rokok lebih dari sekadar kotor. Puntung rokok membutuhkan waktu 14 tahun dapat terurai dan telah menjadi “barang pribadi yang paling sering ditemukan di pantai” (menurut studi di Brasil pada 2019).   

Berdasarkan penelitian ilmuwan pemerintah AS, pada Februari lalu, puntung rokok adalah limbah utama berbahaya. Puntung penuh dengan mikroplastik dan bahan kimia, mereka “sangat beracun”.

Untungnya, dengan bantuan aplikasi Microsoft Trove, orang dapat mengirimkan foto pemandangan pantai dan mendapatkan bayaran 25 sen per foto yang diterima. Foto-foto tersebut kemudian dianalisis untuk mencari puntung rokok, yang membantu Beach Bot menemukannya di kehidupan nyata. 

“Bot melakukan semua kerja keras. Dia pergi ke pantai, dan itu adalah pahlawan kebersihan,” kata Oscar de Grave.   

Dalam demo pertamanya, pada September lalu, Beach Bot mampu mengambil 10 puntung rokok dalam 30 menit dan memiliki baterai yang bertahan sekitar satu jam.  

“Kita mulai dari puntung rokok. Itu barang yang paling banyak berserakan di dunia. Di masa depan, kami ingin robot mendeteksi berbagai sampah lainnya,” kata pembuat Beach Bor, Edwin Bos.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gara-Gara Puntung Rokok 73 Mobil Ludes Terbakar di Parkiran, Pemilik Nangis

57 tahun lalu

Area Hotel Kebakaran akibat Puntung Rokok, Jemaah Haji Diimbau Tak Buang Sembarangan 

57 tahun lalu

Cegah Kebakaran, Wagub DKI Jakarta Ingatkan Masalah Listrik dan Puntung Rokok

57 tahun lalu

Rumah Terbakar di Bendungan Hilir, Api Berasal dari Puntung Rokok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal