Sejarah Sepeda Motor Royal Enfield di Industri Otomotif Dunia

Fikri Kurniawan
Sejarah Sepeda Motor Royal Enfield (Foto: Ist)

Tiga tahun berselang, tepatnya pada 1935, Cecil Barrow, pembalap motor yang mengendarai mesin Bullet berkapasitas 500cc pada lomba balap motor Isle of Man TT, mencapai finish di urutan ke-8, dengan rata-rata kecepatan 74 mph.

Perlombaan ini adalah perlombaan terakhir yang disponsori oleh RE. Mesin Bullet 500cc tersebut diubah secara drastis pada tahun berikutnya, dengan meluncurkan versi sport terbaru yaitu Model JF, yang memiliki kepala silinder 4-valve (4 katup).

Dalam rentang waktu 1939 sampai 1945, RE turut memproduksi sepeda motor dan sepeda dalam jumlah yang besar selama Perang Dunia Kedua.

Model militer yang paling ikonik adalah sepeda motor 125cc Airborne, yang dikenal sebagai Flying Flea.

Sepeda motor 2-tak berkapasitas 125cc ini dapat dimuat ke dalam tempat duduk parasut yang dimodifikasi, kemudian diturunkan bersamaan dengan pasukan ke belakang garis musuh.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
2 hari lalu

Heboh Ban Motor Botak Bisa Kena Tilang Rp250.000, Benarkah?

17 hari lalu

Parkir Sembarangan, 14 Motor di Kebayoran Baru Jaksel Diangkut Dishub

24 hari lalu

Viral Pemotor Masuk Tol Japek, Nyasar gegara Ikuti Google Maps

30 hari lalu

MNC Bank Serahkan Hadiah Motor Program Tabungan Dahsyat Berhadiah ke Nasabah di Jambi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal