Mesin tersebut kabarnya dapat menempuh seperempat mil atau 402 meter dalam waktu 6,5 detik. Sementara supercar seperti Lamborghini Aventador membutuhkan waktu 10,4 detik.
Truk berukuran jumbo dengan kecepatan 376 mph atau sekitar 605 kilometer per jam dalam waktu kurang dari 10 detik, membutuhkan energi yang sangat besar.
Alhasil jika Shockwave memiliki konsumsi bahan bakar yang cukup banyak, terlebih saat afterburnernya.
Dengan kecepatan dan bahan bakar yang cukup boros, Shockwave tentunya bukan kendaran paling hemat yang pernah dibuat.
Tapi, Shockwave dibuat untuk bersaing dengan pesawat sungguhan dalam balapan seperempat mil atau 402 meter. Jadi, bahan bakar bukan sebuah masalah bagi Shockwave.