Soal Mobil Listrik, Toyota Ingatkan Amerika Masih Banyak Rintangan dan Pasar Belum Siap 

Dani M Dahwilani
Toyota menyampaikan petisi kepada pemerintah untuk memikirkan kembali larangan menyeluruh penjualan mobil konvensional (ICE) digantikan EV. (Foto: Carscoops)

Namun, mereka masih berkomitmen menawarkan beberapa opsi drivetrain daripada menggunakan kendaraan listrik baterai. 

Toyota beralasan antara BEV dan PHEV, keduanya menghasilkan manfaat lingkungan serupa, tetapi biaya kepemilikan BEV jangka panjang "jauh lebih tinggi" daripada biaya PHEV.   

Toyota bukan satu-satunya pabrikan mobil besar yang menahan diri dari all-in menuju masa depan EV.  Baru-baru ini, CEO BMW Oliver Zipse mengatakan permintaan kendaraan ICE tetap akan kuat selama beberapa tahun mendatang.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Internasional
48 menit lalu

Selat Hormuz Memanas, AS Tepis Tembak Kapal Iran Lebih Dulu

Internasional
1 jam lalu

Menlu AS Rubio Pastikan Perang Melawan Iran Telah Berakhir

Internasional
1 jam lalu

Hindari Bentrok dengan Iran, Trump Hentikan 'Proyek Kebebasan' di Selat Hormuz

Internasional
2 jam lalu

Diembargo Energi, Kuba: AS Ingin Rakyat Kami Sengsara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal