Soal Mobil Listrik, Toyota Ingatkan Amerika Masih Banyak Rintangan dan Pasar Belum Siap 

Dani M Dahwilani
Toyota menyampaikan petisi kepada pemerintah untuk memikirkan kembali larangan menyeluruh penjualan mobil konvensional (ICE) digantikan EV. (Foto: Carscoops)

Namun, mereka masih berkomitmen menawarkan beberapa opsi drivetrain daripada menggunakan kendaraan listrik baterai. 

Toyota beralasan antara BEV dan PHEV, keduanya menghasilkan manfaat lingkungan serupa, tetapi biaya kepemilikan BEV jangka panjang "jauh lebih tinggi" daripada biaya PHEV.   

Toyota bukan satu-satunya pabrikan mobil besar yang menahan diri dari all-in menuju masa depan EV.  Baru-baru ini, CEO BMW Oliver Zipse mengatakan permintaan kendaraan ICE tetap akan kuat selama beberapa tahun mendatang.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
5 jam lalu

Menhan AS Bantah Nyaris Kehabisan Rudal untuk Tangkis Serangan Iran

5 jam lalu

Netanyahu Tak Peduli AS-Iran Berdamai, Ancam Serang Teheran

8 jam lalu

Terungkap! AS Gunakan 80% Rudal Pertahanan selama Perang Lawan Iran, Para Jenderal Waswas

16 jam lalu

China Balas Dendam! Hukum 6 Perusahaan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal