Rokky mengatakan, tahun ini terdapat tambahan delapan merek dan sekitar 36 model baru di pasar otomotif Indonesia. Kehadiran merek-merek tersebut dinilai membuat konsumen memiliki semakin banyak pilihan.
"Setiap brand pasti memiliki target customernya masing-masing dan setiap brand akan memiliki strategi bagaimana untuk bisa melayani customernya dengan baik," ujarnya.
Daihatsu sendiri mencatatkan pertumbuhan penjualan sekitar 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hingga 8 Agustus, penjualan ritel Daihatsu di Indonesia mencapai sekitar 90.000 unit.
Pertumbuhan tersebut didukung fokus Daihatsu terhadap konsumen di segmen harga di bawah Rp300 juta, khususnya pembeli mobil pertama atau first buyer.
Untuk mempertahankan pasar tersebut, Daihatsu masih mengandalkan kendaraan yang selama ini menjadi tulang punggung penjualan, terutama kendaraan niaga ringan Gran Max dan mobil murah ramah lingkungan atau LCGC.