Tak Punya Peluang Kejar Mobil China, Honda Kembali ke Strategi Lama

Dani M Dahwilani
Perubahan strategi Honda tidak lepas dari tekanan kuat dari produsen mobil China yang bergerak lebh cepat. (Foto: Dok/iNews.id))

Saat itu, Honda memusatkan proses pengembangan kendaraan dalam satu sistem terpadu untuk mempercepat produksi sekaligus mengurangi kompleksitas organisasi. Namun kini perusahaan kembali mengubah arah, dengan keyakinan kebebasan inovasi lebih efektif dibanding struktur yang terlalu kaku.

Terdesak Kecepatan Industri Otomotif China

Perubahan strategi Honda tidak lepas dari tekanan kuat dari produsen mobil China. Perusahaan seperti BYD dan Geely dinilai bergerak jauh lebih cepat dalam menghadirkan model kendaraan baru.

Jika produsen Jepang biasanya membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk meluncurkan kendaraan baru, para pesaing dari China mampu melakukannya hanya dalam sekitar 18 bulan.

Kecepatan tersebut didukung integrasi perangkat lunak canggih serta penggunaan pabrik yang sangat otomatis. Kombinasi ini membuat biaya produksi lebih efisien dan proses pengembangan jauh lebih cepat.

Situasi ini membuat Honda mulai mengevaluasi kembali strategi inovasi mereka. Perusahaan menyadari pendekatan lama mungkin perlu dihidupkan kembali untuk mengejar ketertinggalan dari para pesaing baru.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
5 hari lalu

Kisah Banjir Nepal Hanyutkan Brankas Bank, Warga Curi Uang Miliaran Rupiah

5 hari lalu

261 Warga Asing dari 23 Negara Hilang di China akibat Banjir Dahsyat, Ini Daftarnya

6 hari lalu

Jumlah Korban Tewas Banjir Nepal-China Nyaris 700 Orang, Baru 20 Jenazah Teridentifikasi

6 hari lalu

Awas! Nepal Peringatkan Banjir Dahsyat Susulan, Bawa Lumpur dan Puing-Puing 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal