Tak Punya Peluang Kejar Mobil China, Honda Kembali ke Strategi Lama

Dani M Dahwilani
Perubahan strategi Honda tidak lepas dari tekanan kuat dari produsen mobil China yang bergerak lebh cepat. (Foto: Dok/iNews.id))

CEO Honda, Toshihiro Mibe, bahkan secara terbuka mengakui keunggulan industri otomotif China setelah melakukan kunjungan ke sejumlah pemasok di negara tersebut. “Kita tidak punya peluang melawan ini,” kata Mibe seperti dikutip laporan Nikkei Asia.

Pernyataan tersebut menggambarkan betapa seriusnya tantangan yang dihadapi produsen otomotif Jepang saat ini. 

Data penjualan juga menunjukkan tekanan tersebut semakin nyata. Penjualan Honda di pasar China terus menurun dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2025, penjualan Honda di negara tersebut tercatat turun hingga 24 persen. Akibatnya, sejumlah pabrik Honda di China kini beroperasi di bawah kapasitas optimal. Selain itu, beberapa rencana pengembangan model baru juga terpaksa dikurangi.

Strategi Toyota dan Nissan

Menariknya, strategi Honda berbeda dengan beberapa produsen Jepang lainnya. Raksasa otomotif seperti Toyota Motor Corporation dan Nissan Motor Corporation memilih bekerja sama dengan mitra lokal China.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
12 hari lalu

Kisah Banjir Nepal Hanyutkan Brankas Bank, Warga Curi Uang Miliaran Rupiah

12 hari lalu

261 Warga Asing dari 23 Negara Hilang di China akibat Banjir Dahsyat, Ini Daftarnya

12 hari lalu

Jumlah Korban Tewas Banjir Nepal-China Nyaris 700 Orang, Baru 20 Jenazah Teridentifikasi

13 hari lalu

Awas! Nepal Peringatkan Banjir Dahsyat Susulan, Bawa Lumpur dan Puing-Puing 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal