Tak Setuju Percepatan Kendaraan Listrik, Toyota Lobi Parlemen Amerika

Dani M Dahwilani
Toyota melobi pemimpin kongres AS mempertanyakan kembali rencana pemerintahan Joe Biden dalam mempercepat transisi ke EV. (Foto: Carscoops)

WASHINGTON, iNews.id - Sudah lama diketahui Toyota tidak sepenuhnya setuju dengan gagasan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) sebagai masa depan. Mereka enggan menjadikan kendaraan listrik baterai (BEV) sebagai satu-satunya pilihan di masa depan. 

Toyota adalah salah satu pembuat mobil yang menawarkan kendaraan berbahan bakar sel hidrogen kepada publik. Selain itu, mereka berulang kali menyoroti biaya jangka panjang kepemilikan BEV "jauh lebih tinggi" daripada PHEV. 

Menurut laporan The New York Times, sudut pandang itu membuat raksasa mobil Jepang tersebut melobi para pemimpin kongres AS bertujuan mempertanyakan kembali rencana pemerintahan Joe Biden dalam mempercepat transisi ke EV. 

Hidrogen telah lama dianggap sebagai hal besar berikutnya — dan Toyota juga berpikir demikian. Mereka telah berinvestasi dalam teknologi ini sekitar waktu yang sama ketika Honda membuat terobosan dengan FCX ​​mereka dan kemudian Clarity.   

Tapi, Honda sejak itu menarik fokusnya, beralih ke EV.  Banyak pembuat mobil lain telah menghentikan mobil bertenaga hidrogen dan Volkswagen blak-blakan tentang masalah ini. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
10 hari lalu

2 Mobil Ikonik Toyota AE86 dan 86 Mejeng di IMX 2026, Ada yang Jadi Diecast

10 hari lalu

Tips Memilih Sepeda Listrik, Ini 3 Hal Perlu Diperhatikan

12 hari lalu

Pilihan Harga Mobil Toyota 2026, dari City Car hingga SUV

18 hari lalu

Transfer Teknologi, Foton Serahkan Mobil Listrik untuk Dipelajari Mahasiswa Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal