JAKARTA, iNews.id – BAIC Indonesia bersiap menambah amunisi di segmen kendaraan listrik (EV) pada 2026. Salah satu model yang dipastikan masuk rencana peluncuran adalah Arcfox T1, crossover listrik kompak.
Arcfox T1 pertama kali tampil di Auto Shanghai 2025. Meski sempat memunculkan spekulasi bakal melantai di IIMS 2026, BAIC Indonesia meneybutkan mobil listrik berbasis baterai (BEV) itu dijadwalkan meluncur pada pertengahan tahun dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Chief Operating Officer (COO) BAIC Indonesia, Dhani Yahya menyebut Arcfox T1 menjadi produk kunci dalam strategi elektrifikasi perusahaan di Tanah Air. “Kami akan membawa Arcfox T1. Model ini hadir sebagai sub-brand khusus di segmen kendaraan listrik,” ujar Dhani saat berbincang dengan media, belum lama ini.
Arcfox akan diposisikan sebagai merek EV massal dengan harga terjangkau. Arcfox T1 sendiri digarap sebagai city car listrik berkonsep crossover yang disiapkan bersaing langsung dengan model sekelas Wuling Binguo, BYD Dolphin, Geely Xingyuan.
Secara spesifikasi, Arcfox T1 dibekali baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) dari CALB berkapasitas 41,7–42,3 kWh. Motor listriknya tersedia dalam dua opsi daya, yakni 70 kW (94 hp) dan 95 kW (127 hp), dengan jarak tempuh 320 km hingga 425 km berdasarkan standar CLTC.
Mobil ini juga mendukung pengisian cepat, dengan kemampuan mengisi daya dari 30-80 persen hanya dalam 17 menit. Dari sisi dimensi, Arcfox T1 memiliki panjang 4.337 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.572 mm, dan jarak sumbu roda 2.770 mm, menjadikannya salah satu yang paling besar di kelas EV kompak.