Tewaskan 3 Orang, Amerika Investigasi Teknologi Autopilot Tesla

Tangguh Yudha
Kecelakaan mobil listrik Tesla Model S menewaskan tiga orang telah memicu penyelidikan regulator terhadap sistem autopilot Tesla. (Foto: Reuters)

NHTSA sendiri telah dikritik oleh Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) karena gagal memastikan produsen mobil menyertakan fitur keselamatan yang tepat di kendaraan otonom Level 2 mereka.

Ketua NTSB Jennifer Homendy menyebut penggunaan full self-driving untuk sistem Autopilot Tesla telah menyesatkan dan tidak bertanggung jawab. Dia menilai Tesla telah menyalahgunakan teknologi.

Di sisi lain, Founder Tesla Elon Musk membantah tuduhan tersebut. Perusahaan menyebut Autopilot secara keseluruhan lebih aman daripada kontrol manual penuh meskipun ada kekhawatiran crash.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
2 hari lalu

Mobil Listrik Mungil Smart Concept #2 Siap Guncang Eropa

Nasional
3 hari lalu

BBM Bikin Menjerit, Mobil Listrik Dinilai Jadi Penumpang Pasar Otomotif

Mobil
3 hari lalu

Mobil Listrik Booming di Tengah Kenaikan Harga BBM, EV Jadi Mesin Pertumbuhan Otomotif

Buletin
3 hari lalu

Menkeu Purbaya Tegaskan Pajak Kendaraan Listrik Tak Naik, Meski Kena PKB dan SWDKLLJ

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal