Unjuk Teknologi, BYD Siap Tantang Ferrari dan McLaren di Formula 1

Dani M Dahwilani
BYD tengah membuka peluang terlibat dalam ajang balap bergengsi Formula 1 (F1) menyusul perubahan regulasi besar yang akan berlaku mulai 2026. (Foto: BYD)

JAKARTA, iNews.id - Pabrikan kendaraan listrik asal China, BYD tengah membuka peluang terlibat dalam ajang balap bergengsi Formula 1 (F1) menyusul perubahan regulasi besar yang akan berlaku mulai 2026. Mereka ingin menjadikan F1 panggung sekaligus ajang pengembangan teknologi.

Wakil Presiden Eksekutif BYD, Li Ke mengungkapkan perusahaan saat ini sedang menjalin komunikasi dengan pimpinan Formula 1. Bahkan, dia juga telah bertemu langsung dengan CEO F1, Stefano Domenicali dalam pertemuan yang berlangsung di Shanghai.

Meski demikian, hingga kini belum ada keputusan resmi terkait bentuk keterlibatan maupun jadwal pasti keikutsertaan BYD dalam kompetisi tersebut.

Minat terhadap ajang Formula 1 sebenarnya bukan hal baru bagi BYD. Perusahaan melihat F1 sebagai platform strategis untuk pengembangan teknologi jangka panjang, khususnya di bidang sistem tenaga listrik dan rekayasa performa tinggi.

Dalam penjajakan ini, BYD mempertimbangkan beberapa opsi peran. Mulai dari menjadi tim peserta, pemasok komponen powertrain hybrid, hingga terlibat melalui kerja sama sponsor.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
4 hari lalu

BYD Akan Jadikan Pabrik di Subang Basis Produksi Dalam Negeri dan Ekspor

4 hari lalu

Pabrik BYD di Subang Resmi Beroperasi, Kapasitas Produksi 150.000 Unit

7 hari lalu

BYD Akan Bangun 6.000 Flash Charging di Luar China, Apa Termasuk Indonesia?

20 hari lalu

Sabet Penghargaan di Automotive Awards 2026, Bos BYD Ungkap Komitmen Besar di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal