Virus Korona Menyebar, Toyota Tutup Pabrik di China hingga 10 Februari 2020

Riyandy Aristyo
Toyota memiliki sejumlah pabrik yang beroperasi di China Utara serta Selatan, seperti Tianjin dan Guangdong. (Foto: Japan TImes)

TIANJIN, iNews.id - Toyota akan menutup pabrik mobil di China hingga 9 Februari 2020. Ini dilakukan terkait penyebaran virus korona yang hingga kini masih melanda negara tersebut.

Dikutip dari Reuters, Jumat (31/1/2020), raksasa otomotif asal Jepang tersebut memiliki sejumlah pabrik yang beroperasi di China Utara serta Selatan, seperti Tianjin dan Guangdong.

Toyota menyatakan, stok suku cadang dan beberapa unit mobil hasil produksi sudah aman selama penutupan pabrik. Melalui langkah ini saat pabrik kembali beroperasi, Toyota tidak perlu menyesuaikan lagi.

Sebelumnya, Renault juga memutuskan menutup pabrik produksinya di China hingga 10 Februari 2020 terkait virus Korona dan penambahan liburan Tahun Baru Imlek.

Pemerintah Beijing sendiri sudah menambahkan tiga hari libur yang sebelumnya hanya empat hari menjadi satu pekan. Artinya, liburan Tahun Baru Imlek akan berlangsung hingga 2 Februari 2020.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
12 hari lalu

Toyota Bukukan 6.175 SPK di GIIAS 2026, Kijang Innova dan Veloz Hybrid Jadi Penopang

25 hari lalu

Toyota Veloz Hybrid EV Raih Car of The Year 2026 dalam Ajang Indonesia Automotive Awards

31 hari lalu

Toyota Catat Penjualan Hybrid EV di GIIAS 2026 Naik Hampir 2 Kali Lipat, Produk Lokal Mendominasi

1 bulan lalu

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia Melonjak, Toyota Kuasai 65 Persen Pasar Hybrid EV

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal