“Intinya sih gini, kalau ngomongin EV kita kan ada roadmap dari pemerintah. Ada roadmap dari pemerintah untuk EV di sini, dan minimum TKDN-nya berapa. Kalau roadmap tahun ini dan tahun lalu kan minimal 40 persen, dan kami achieve 43 atau 44 persen,” ujar Dian.
Nah, beberapa tahun ke depan (pemerintah) menyarankan akan meningkat lagi TKDN-nya, dan salah satu strategi kita untuk menyambut hal itu adalah kami akan berupaya untuk melokalisasi baterai dengan Gotion,” tambahnya.
Wuling Air EV merupakan mobil listrik kedua yang dirakit secara lokal di Indonesia dan telah masuk dalam program insentif pemerintah. Dian memastikan Wuling tak hanya memikirkan penjualan tapi juga meningkatkan penggunaan komponen lokal pada mobil listriknya.
“Dan itu sebenarnya memang komitmennya kita untuk industri untuk EV ini, bukan hanya untuk manufaktur di pabrik saja. Kami juga komitmen pengembangannya dari hulu ke hilir,” ucapnya.