40 Persen Komponen Sepeda Motor Listrik Wajib dari Dalam Negeri

Riyandy Aristyo
Penggunaan komponen dalam negeri untuk kendaraan bermotor listrik berbasis baterai beroda dua dan tiga pada 2019-2023 minimum 40 persen. (Foto: Grafis)

"Maka itu, keberadaan motor listrik dalam negeri seperti Katalis perlu lebih dikenal masyarakat. Salah satunya melalui keikutsertaan pada pameran modifikasi maupun pameran otomotif secara umum," katanya.

Pemerintah terus mendorong pengembangan inovasi dan peningkatan daya saing industri, termasuk sektor otomotif yang merupakan prioritas dalam era industri 4.0 sesuai peta jalan Making Indonesia 4.0.

"Kami terus membangun komunikasi dan sinergi dengan kementerian dan lembaga terkait dalam mendorong terciptanya iklim usaha yang mendukung serta pembinaan yang berkelanjutan dan tepat sasaran," ujar Gati.

Indonesia telah memiliki beberapa merek sepeda motor listrik lokal, di antaranya Gesits, BF Goodrich, Gelis, Selis, Katalis. Namun, hingga saat ini mereka masih menunggu regulasi terkait dengan realisasi subsidi bagi kendaraan listrik dan kesiapan infrastruktur pengisian baterai.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
1 hari lalu

Xpeng Indonesia Kenalkan G6 Pro AWD hingga New X9 di GIIAS 2026, Ini Daftar Harganya

2 hari lalu

Era LCEV, Pemerintah Dorong Mazda Produksi Mobil Hybrid dan Listrik di Indonesia

2 hari lalu

Airlangga soal Arahan Baru Insentif Kendaraan Listrik, Hanya untuk Mobil dan Motor Nasional

3 hari lalu

Seskab Teddy Bertemu Ketum Kadin, Bahas Hilirisasi hingga Motor Listrik Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal