Bahaya Mencampur Dua Jenis BBM, Bukan Hemat Bahan Bakar Malah Bisa Bikin Turun Mesin

Muhamad Fadli Ramadan
Jangan sembarangan mencampur dua bahan bakar berbeda. (Foto: Wahana Honda Motor)

2. Tarikan Berat

Berikutnya adalah akselerasi motor maupun mobil menjadi berat. Itu bisa terjadi karena senyawa kedua bahan bakar tidak bisa melebur dengan sempurna. Perbedaan oktan BBM menjadi sumber utama penyebab tarikan menjadi berat selama berjalannya waktu.

3. Sensor Check Engine Menyala

Bahaya yang paling ditakuti oleh pengguna mobil maupun motor apabila sensor check engine menyala. Kondisi itu merupakan tanda bahwa terdapat hal yang tidak beres pada mesin kendaraan.

Umumnya juga bisa terjadi pada pengisian bahan bakar yang sembrono dengan mencampur 2 jenis BBM. Akibatnya, sensor bahan bakar akan menyala dan mendeteksi secara otomatis bahwa terjadi pasokan bahan bakar yang bukan peruntukannya.

4. Performa Menurun

Tanpa disadari, selama menerapkan pola buruk mencampur kedua jenis BBM, maka yang terjadi adalah performa kendaran bisa menjadi menurun. Hal ini terjadi karena bahan bakar yang tidak melebur dengan baik akan meninggalkan residu yang dapat memunculkan kerak.

Kondisi seperti itu yang dapat menyebabkan performa mesin menjadi menurun, bahkan kasus terburuknya bisa sampai turun mesin.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
1 hari lalu

Antrean BBM di Bali Mulai Terurai Berkat Kebijakan Ganjil-Genap dan Pembatasan Pembelian

2 hari lalu

Harga BBM Pertamina Hari Ini 17 Oktober 2026, Ada yang Naik?

3 hari lalu

Pertamina Patra Niaga Perkuat Pasokan dan Distribusi BBM, Kondisi Layanan di Bali Berangsur Kondusif

2 hari lalu

Bahlil Rapat Bareng Bos Danantara, Kapolri hingga Dasco, Klaim Stok BBM Nasional Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal