CC = 0,785 × (Diameter piston × Diameter piston) × Panjang langkah piston
Angka 0,785 merupakan konstanta yang berasal dari seperempat nilai pi.
Untuk menggunakan rumus ini, pengendara harus mengetahui spesifikasi diameter piston (bore) dan panjang langkah piston (stroke). Informasi tersebut biasanya tersedia di buku manual kendaraan atau situs resmi pabrikan.
Sebagai contoh, jika motor memiliki diameter piston 63,5 mm dan panjang langkah piston 62,2 mm, maka perhitungannya adalah:
0,785 × (63,5 × 63,5) × 62,2.
Hasilnya sekitar 196,9 cc yang biasanya dibulatkan menjadi 200 cc.
2. Menghitung Volume Silinder
Metode kedua menggunakan rumus geometri untuk menghitung volume tabung. Rumusnya adalah:
CC = π × (jari-jari piston × jari-jari piston) × panjang langkah piston