Bicara MotoGP Mandalika, Jokowi Lemas Dengar Ruwetnya Perizinan di Indonesia

Raka Novianto
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku lemas mendengar ruwetnya perizinan penyelenggaraan event MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB. (Foto: Dok Infografis)

Surat izin tersebut, kata Jokowi, antara lain surat dari Polsek, Polres Polda hingga Mabes Polri. Lalu ada surat izin dari RSUD dan Dinas Kebakaran.

"Harus punya ini, kalau tidak, izin-izin itu tadi tidak keluar. Surat pemberitahuan ke Bea Cukai karena mendatangkan barang-barang dari luar. Surat pemberitahuan ke KEK NTB, surat pemberitahuan ke INSP ini urusan bea cukai. Kalau saya jadi penyelenggara event lemes dulu sebelum bertanding eventnya," ujarnya.

Jokowi menyebut bisa saja perizinan tersebut masih bisa bertambah. Bahkan, duit penyelenggara bisa habis karena digunakan untuk mengurus perizinan.

"Ini fakta. Karena saya tanya langsung, problemnya apa sih. Ini sama dengan konser musik, event-event olahraga lainnya. Sudah tidak akan mungkin jauh dari yang tadi saya sebutkan tadi. Betapa sangat beratnya menjadi penyelenggara event di Indonesia. Padahal event di Indonesia itu setiap tahun, sekarang sebelum pandemi ada 4.000 event kurang lebih, sekarang 3.700 event," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
16 jam lalu

Raul Fernandez Mundur dari MotoGP Malaysia 2026! Cedera di Mandalika Jadi Petaka

2 hari lalu

Marc Marquez Punya Misi Besar di MotoGP Malaysia 2026, tapi Waspadai Cuaca Sepang

2 hari lalu

Marquez Singgung Rivalitas Panas dengan Rossi, Ogah Gunakan Media Jadi Senjata

3 hari lalu

Pedro Acosta Akui Bisa Hancur Lebur jika Gabung Ducati MotoGP 2026, Kenapa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal