Dampak Covid-19, Bengkel Motor Terancam Gulung Tikar Omzet Turun 90 Persen

Riyandy Aristyo
Sejumlah bengkel motor di Jakarta terancam gulung tikar akibat penurunan omzet hingga 90 persen selama pandemi Covid-19. (Foto: Dok/Pertamina Lubricant)

"Sejak ada virus corona dan aturan PSBB, yang servis motor jadi berkurang. Karena mereka kan diam di rumah terus, motornya juga jarang dipakai, jadi tidak perlu di servis lagi," katanya.

Biasanya, dalam satu hari, bengkelnya bisa men-servis sepeda motor 10 unit lebih. Sementara saat ini, dapat dua motor sudah bersyukur. Itupun hanya ganti oli.

"Ada yang datang paling hanya ganti oli. Untuk service sepeda motor hampir tidak ada. Tidak seperti sebelum adanya corona. Apalagi orang sudah tidak boleh mudik," ujarnya. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Teknologi Kendaraan Terus Berubah, Dorong Pabrikan Pelumas Kolaborasi Bengkel

2 bulan lalu

Bunga Rendah hingga Proses Cepat, Ini Alasan Bos Bengkel Bekasi 3 Kali Setia Ambil KUR BRI

2 bulan lalu

Dari Montir ke Bos Bengkel, KUR BRI Ubah Nasib Jojo di Bekasi

2 bulan lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal