3. Ganti Air Radiator Secara Berkala
Lalu, ganti air radiator motor berapa bulan sekali? Secara umum, penggantian coolant dapat dilakukan sekitar 6-12 bulan sekali atau mengikuti rekomendasi pabrikan yang tercantum dalam buku manual kendaraan.
Interval tersebut dapat berbeda tergantung jenis motor, spesifikasi cairan, kondisi penggunaan, dan rekomendasi produsen. Motor yang sering digunakan dalam kondisi lalu lintas padat atau perjalanan dengan beban tinggi juga membutuhkan perhatian lebih terhadap sistem pendinginnya.
Saat melakukan penggantian, cairan lama sebaiknya dikuras dengan prosedur yang tepat. Pemeriksaan sistem pendingin juga penting untuk mengetahui apakah terdapat endapan, korosi, kebocoran, atau masalah lainnya.
4. Bersihkan Kisi-kisi Radiator
Kisi-kisi radiator yang berada di bagian depan motor dapat dipenuhi debu, pasir, serangga, hingga lumpur. Kotoran tersebut dapat menghambat aliran udara yang dibutuhkan untuk membantu proses pelepasan panas.
Bersihkan bagian radiator secara berkala menggunakan cara yang aman. Hindari menyemprot dengan tekanan terlalu tinggi karena sirip radiator yang terbuat dari material tipis dapat bengkok atau rusak.