Grab Bantah Rumor Tinggalkan Indonesia

Dani M Dahwilani
CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi membantah kabar yang menyebut Grab akan keluar dari Indonesia. (Foto: Ilustrasi/Dok)

Neneng menjelaskan komitmen tersebut tercermin dari berbagai kontribusi yang telah diberikan Grab selama lebih dari satu dekade. Perusahaan disebut berkontribusi terhadap sekitar 50 persen industri ride-hailing dan layanan pengantaran online di Indonesia.

Selain itu, Grab juga mendukung penciptaan 4,6 juta peluang kerja melalui digitalisasi UMKM. Perusahaan juga menjalankan program Grab untuk Indonesia dengan nilai lebih dari Rp100 miliar yang ditujukan bagi Mitra Pengemudi.

Ke depan, Grab memastikan akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, mitra, dan berbagai pemangku kepentingan. Langkah tersebut dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

"Grab akan terus berkolaborasi dengan pemerintah, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan, karena bagi Grab, Indonesia bukan sekadar ekosistem, melainkan rumah tempat kami tumbuh bersama masyarakat," kata Neneng.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
1 bulan lalu

Potongan Ojol Dipangkas Jadi 8 Persen, Bos Grab Buka Suara

Niaga
3 bulan lalu

Grab Catatkan 3,7 Juta Driver sejak 2015, Naungi Banyak Korban PHK

Internet
4 bulan lalu

Kembangkan Kecerdasan Buatan, Grab Operasikan Lebih 1.000 Model AI dan Machine Learning

Motor
5 bulan lalu

Grab Gelontorkan Rp100 Miliar untuk Pengemudi, Ini Tanggapan Pemerintah

Mobil
5 bulan lalu

Grab dan GAC Siapkan 20.000 Armada Kendaraan Listrik di Asia Tenggara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal