Grab Bantah Rumor Tinggalkan Indonesia

Dani M Dahwilani
CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi membantah kabar yang menyebut Grab akan keluar dari Indonesia. (Foto: Ilustrasi/Dok)

Neneng menjelaskan komitmen tersebut tercermin dari berbagai kontribusi yang telah diberikan Grab selama lebih dari satu dekade. Perusahaan disebut berkontribusi terhadap sekitar 50 persen industri ride-hailing dan layanan pengantaran online di Indonesia.

Selain itu, Grab juga mendukung penciptaan 4,6 juta peluang kerja melalui digitalisasi UMKM. Perusahaan juga menjalankan program Grab untuk Indonesia dengan nilai lebih dari Rp100 miliar yang ditujukan bagi Mitra Pengemudi.

Ke depan, Grab memastikan akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, mitra, dan berbagai pemangku kepentingan. Langkah tersebut dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

"Grab akan terus berkolaborasi dengan pemerintah, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan, karena bagi Grab, Indonesia bukan sekadar ekosistem, melainkan rumah tempat kami tumbuh bersama masyarakat," kata Neneng.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
22 hari lalu

Armada Kendaraan Listrik Grab Tembus 28.000 Unit, Target Tambah 3 Kali Lipat hingga Akhir Tahun

28 hari lalu

Aplikator Siap Terapkan Potongan Ojol Jadi 8 Persen Mulai 1 Juli 2026

28 hari lalu

Breaking News: Potongan Ojol Dipangkas Jadi 8 Persen, Berlaku Mulai Juli 2026

1 bulan lalu

Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Makan di Kantor Kini Bebas Reimburse

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal