Neneng menjelaskan komitmen tersebut tercermin dari berbagai kontribusi yang telah diberikan Grab selama lebih dari satu dekade. Perusahaan disebut berkontribusi terhadap sekitar 50 persen industri ride-hailing dan layanan pengantaran online di Indonesia.
Selain itu, Grab juga mendukung penciptaan 4,6 juta peluang kerja melalui digitalisasi UMKM. Perusahaan juga menjalankan program Grab untuk Indonesia dengan nilai lebih dari Rp100 miliar yang ditujukan bagi Mitra Pengemudi.
Ke depan, Grab memastikan akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, mitra, dan berbagai pemangku kepentingan. Langkah tersebut dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
"Grab akan terus berkolaborasi dengan pemerintah, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan, karena bagi Grab, Indonesia bukan sekadar ekosistem, melainkan rumah tempat kami tumbuh bersama masyarakat," kata Neneng.