Membangun satu unit motor MotoGP diperkirakan mencapai 2 juta dolar AS atau sekitar Rp29 miliar. (Foto: Instagram MotoGP)
Tangguh Yudha

JAKARTA, iNews.id - Banyak yang bertanya kenapa motor MotoGP mahal. Sebagai balapan motor kasta tertinggi, selain kemampuan melaju dengan kecepatan tinggi, teknologi yang disematkan juga harus bisa memberikan keamanan.   

Tak heran, bila biaya pengembangannnya memakan biaya tinggi. Diketahui, membangun satu unit motor MotoGP diperkirakan mencapai 2 juta dolar AS atau sekitar Rp29 miliar. Ini tentu membuat siapapun yang menungangginya jantungan.

Jadi kenapa motor MotoGP mahal? Berikut penjelasannnya dilansir dari USA Today, Kamis (28/4/2022).

1. Hand Built

Semua unit motor MotoGP merupakan prototipe yang unik dibuat menggunakan teknologi terbaru yang tersedia di industri sepeda motor. Lantaran masih prototipe, seluruh pengerjaannya dibuat menggunakan tangan.

Bahkan untuk mesinnya sendiri dirancang secara khusus untuk memberikan performa puncak yang dapat diandalkan. Mesin ini nantinya akan dikunci selama seluruh musim balapan sehingga tim tidak dapat mengubah spesifikasinya.

2. Suku cadang sangat langka

Jika motor yang diproduksi secara massal memiliki suku cadang yang melimpah di pasaran, untuk motor MotoGP suku cadangnya sangat langka. Ini karena MotoGP dirancang dan disetel secara khusus dan berbeda dari motor biasa.

Untuk garpu depan, tim MotoGP harus mengeluarkan modal 100.000 dolar AS atau sekiar Rp1,4 miliar. Suku cadang paling mahal terletak di bagian mesin, yang bisa mencapai 220.000 dolar AS atau sekitar Rp3,1 miliar.

3. Material premium

Untuk menjaga motor tetap ringan namun kuat, tim MotoGP menggunakan material, seperti titanium, magnesium, dan serat karbon yang sangat mahal dari body hingga sasis. Tidak ada material plastik yang ringkih.

Mesin motor MotoGP menggunakan rotor rem komposit serat karbon sebagai pengganti dari besi tuang yang sering ditemukan pada sepeda motor biasa. Material ini juga berperan dalam mendongkrak harga MotoGP.

4. Teknologi canggih

Motor MotoGP dilengkapi dengan sederet teknologi canggih, misalnya teknologi yang memungkinkan perpindahan transisi lebih mulus meski tanpa kopling. Selain itu motor MotoGP juga memiliki lebih dari 40 sensor.

Sensor-sensor ini berguna untuk mengumpulkan data, seperti suspensi, suhu rem dan knalpot, hingga sudut kemudi. Data-data ini nantinya akan digunakan untuk menentukan strategi selama balapan berlangsung.

5. Sekali pakai

Motor MotoGP ditempatkan dalam kondisi ekstrem selama balapan, banyak dari suku cadang ini yang hanya bertahan beberapa jam. Salah satunya adalah ban. Pada motor biasa, penggantian ban dilakukan setelah perjalanan jauh atau beberapa bulan, namun di MotoGP lain.

Ban motor MotoGP dibuat dengan kompon yang lebih lengket dan lembut untuk memberikan cengkeraman kuat pada aspal. Ban ini mampu menahan suhu tinggi, namun memiliki masa pakai pendek.

Itulah mengapa motor MotoGP punya nilai fantastis. Perlu diketahui itu hanya untuk unit motornya, belum biaya lain seperti gaji tim, logistik dan sebagainya. Bisa dibayangkan berapa biaya yang dihabiskan dalam satu musim balapan.


Editor : Dani M Dahwilani

BERITA TERKAIT