JAKARTA, iNews.id – Arus mudik Lebaran telah berakhir. Ribuan pemudik yang menggunakan sepeda motor kini kembali menjalani aktivitas sehari-hari setelah perjalanan panjang menuju kampung halaman.
Namun perjalanan ratusan hingga ribuan kilometer selama mudik bisa memberi beban tambahan pada berbagai komponen kendaraan. Kondisi jalan yang beragam, mulai dari kemacetan, jalan rusak hingga cuaca ekstrem, berpotensi mempercepat keausan pada sejumlah bagian penting motor.
Technical Analyst PT Wahana Makmur Sejati (WMS) Wahyu Budhi mengingatkan pengendara untuk melakukan pengecekan kendaraan setelah perjalanan jauh. Langkah ini penting agar sepeda motor tetap dalam kondisi prima saat kembali digunakan.
“Sepeda motor yang digunakan untuk perjalanan jauh mengalami beban kerja yang jauh lebih tinggi dibandingkan penggunaan harian. Sebab itu, setelah mudik, sangat penting untuk melakukan pengecekan menyeluruh, terutama pada komponen vital seperti oli, rem, dan ban. Langkah ini tidak hanya menjaga performa motor tetap prima, tetapi juga meminimalisir potensi risiko saat kembali digunakan beraktivitas,” kata Wahyu Budhi dalam keterangan pers, Senin (30/3/2026).
Dia menambahkan, jika pengecekan tidak segera dilakukan, performa kendaraan dapat menurun dan berpotensi menimbulkan risiko keselamatan saat berkendara. Berikut lima komponen utama yang perlu diperiksa setelah sepeda motor digunakan untuk perjalanan mudik.
1. Oli Mesin
Setelah dipakai dalam perjalanan jauh, kualitas oli mesin biasanya menurun. Suhu mesin yang tinggi dan kerja mesin terus-menerus membuat kemampuan pelumasan oli berkurang.
Jika kondisi ini dibiarkan, komponen internal mesin dapat lebih cepat mengalami keausan. Karena itu penggantian oli secara berkala sangat penting untuk menjaga performa mesin tetap optimal.