Yosef berharap IMOS 2026 tidak hanya menjadi ajang pameran dan berkumpulnya komunitas, tetapi juga memberikan pengalaman menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi masyarakat.
Dia optimistis penyelenggaraan IMOS 2026 dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung pertumbuhan pasar dan penjualan sepeda motor nasional. Menurutnya, kemajuan industri sepeda motor membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari produsen, industri pendukung, sponsor, komunitas, konsumen, hingga media.
"Kami menyadari bahwa kemajuan industri tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi antara produsen, industri pendukung, sponsor, komunitas, konsumen, serta seluruh elemen dalam ekosistem," kata Yosef.
Project Director Seven Event, Abiyoso Wietono menjelaskan penambahan durasi pameran memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk mengeksplorasi berbagai produk sepeda motor, teknologi terbaru, hingga perlengkapan berkendara.
Menurutnya IMOS tahun lalu berhasil menarik lebih dari 100.000 pengunjung hanya dalam lima hari penyelenggaraan. Tahun ini, durasi pameran diperpanjang menjadi 10 hari.
"10 hari artinya kita jadi lebih banyak kesempatan untuk mengeksplorasi motor-motor yang hadir di IMOS 2026, menikmati aktivitas bersama komunitas, bersama teman-teman, menikmati hiburan, dan menemukan motor-motor impian," kata Abiyoso dalam konferensi pers IMOS 2026.
Dari sisi peserta, IMOS 2026 akan menghadirkan lebih dari 70 merek, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang diikuti lebih dari 60 merek. Sebanyak 15 merek sepeda motor, baik bermesin konvensional maupun listrik, telah dipastikan berpartisipasi.
Merek motor yang akan meramaikan pameran tersebut, yaitu Honda, Suzuki, Kawasaki, Yamaha, Alva, BMW Motorrad, Harley-Davidson, Royal Enfield, Polytron, Triumph, Scomadi, Dibfio, Peugeot Motorcycle, TVS dan Intaljet.