Para Sultan Masih Cinta Mesin Bensin, Ferrari Tunda Luncurkan Mobil Listrik

Muhamad Fadli Ramadan
Ferrari melihat saat ini para sultan alias orang-orang kaya masih memilih mobil bensin untuk segmen supercar. (Foto: Ferrari)

Ferrari awalnya menargatkan produksi sebesar 5.000 hingga 6.000 unit dalam lima tahun. Tapi, kini mereka ragu dengan target tersebut bisa tercapai di tengah kondisi pasar yang belum sepenuhnya siap dengan elektrifikasi.

Penundaan ini juga menjadi peluang bagi Ferrari untuk menyempurnakan pengembangan mobil listrik mereka. Lebih matang ketika diperkenalkan ke publik dengan daya tahan tinggi. Sebab, produsen seperti Porsche juga menunda peluncuran model listrik Boxster dan Cayman karena belum sesuai dengan versi bensinnya.

Mereka bertekad menyempurnakan performa dan handling agar sesuai dengan ekspektasi konsumen mereka.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
5 hari lalu

Baru 2 Pekan, Wuling Ungkap Aira ev Bukukan Lebih dari 3.500 SPK

14 hari lalu

Mengaspal di GIIAS 2026, Intip Fitur pada Changan Nevo Q05

14 hari lalu

Pameran Otomotif Internasional GIIAS 2026 Hadirkan Lebih dari 65 Merek Global

16 hari lalu

Serba-serbi GIIAS 2026: Guinness World Records Pecah Kompetisi Mekanik Terbesar di Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal