Pemerintah Bakal Standarisasi Baterai Motor Listrik, Begini Tanggapan Honda

Muhamad Fadli Ramadan
Apabila aturan standarisasi baterai motor listrik berlaku, Honda harus melakukan beberapa penyesuaian. (Foto: Fadli)

Mengenai kapasitas baterai, Octa menegaskan hal tersebut berdasarkan hasil survey penggunaan kendaraan roda dua di perkotaan. Tapi, Honda juga telah mempersiapkan stasiun penukaran baterai bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi.

“Tergantung kebutuhan konsumen, kalau dia butuh sehari lebih dari 100 km rasanya nunggu charge dulu lama. Tapi kalau dia yang daily use masih bisa dijangkau nanti malam saja charge-nya,” ucapnya.

“Rasanya swap ini bukan menjadi pilihan karena baterai dituker-tuker, sebagai konsumen kan sesuatu yang masih mungkin harus dijelaskan,” ujar Octa.

Honda sendiri memberikan jaminan garansi selama dua tahun untuk seluruh komponen elektrik, seperti baterai dan motor penggerak. Sementara untuk rangka mendapat garansi 5 tahun seperti motor Honda lainnya.

“Jangan khawatir, di baterai ada garansinya 2 tahun. Tapi untuk tahap awal extended 1 tahun, jadi garansi baterai 3 tahun,” kata Octa.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Motor
5 jam lalu

Penjualan Motor Listrik Anjlok, Target Elektrifikasi Dihadapkan Tantangan Baru

Nasional
10 jam lalu

Tanpa Insentif, Data Menunjukkan Pasar Motor Listrik di Indonesia Ambruk

Motor
7 hari lalu

Jarak Tempuh Tembus 150 Km, Intip Kapasitas Baterai Motor Listrik Yadea Osta

Mobil
10 hari lalu

Kendaraan Listrik Tak Terbendung, Hilirisasi Nikel Jadi Senjata Utama Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal