Penjualan Loyo, Pemerintah Minta Produsen Mobil Turunkan Harga

Muhamad Fadli Ramadan
Penjualan mobil tak kunjung membaik, pemerintah minta produsen menekan harga mobil di tengah menurunnya daya beli masyarakat. (Foto: Dok iNews.id)

"Penurunan ini harus menjadi catatan penting karena linkage dari industri otomotif sangat tinggi baik pada backward maupun forward linkage. Kami sudah menghitung secara teknokratis bahwa pada forward linkage terpengaruh dengan koefisien 0,83 atau Rp4,6 triliun," ujar Menperin.

Agus Gumiwang mengungkapkan faktor yang memengaruhi penurunan penjualan mobil tahun lalu, meliputi penurunan daya beli, tantangan ekonomi global, dan lainnya. Dia berharap tantangan tersebut dapat teratasi berkat kolaborasi pihak-pihak terkait.

"Kami juga berharap ada perhatian terhadap pengembangan inovasi teknologi hijau yang berawawasan lingkungan dengan berbagai upaya strategis dan inovasi dari para pelaku industri, serta dukungan berkelanjutan dari pemerintah," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 hari lalu

Datang ke GIIAS 2026, Menkeu Purbaya Soroti Peran Industri Otomotif di Indonesia 

2 hari lalu

Penjualan Mobil RI Naik 32,9%, Purbaya Sebut Daya Beli Masyarakat Masih Terjaga

5 hari lalu

Gaikindo Serahkan Kepemimpinan ASEAN Automotive Federation ke Malaysia

8 hari lalu

GIIAS 2026 Digelar, Gaikindo Berharap Jadi Katalis Industri Otomotif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal