Penjualan Loyo, Pemerintah Minta Produsen Mobil Turunkan Harga

Muhamad Fadli Ramadan
Penjualan mobil tak kunjung membaik, pemerintah minta produsen menekan harga mobil di tengah menurunnya daya beli masyarakat. (Foto: Dok iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah menyadari penjualan mobil tak kunjung membaik. Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita meminta produsen menekan harga mobil di tengah menurunnya daya beli masyarakat.

Seperti diketahui, harga kendaraan semakin tinggi akibat adanya kenaikan PPN hingga 12 persen dan opsen pajak. Ini dikhawatirkan bakal membuat masyarakat enggan untuk membeli kendaraan baru karena lebih mementingkan kebutuhan pokok.

"Tentu pemerintah sebagai kunci untuk bisa membantu rebound-nya industri otomotif. Tetapi juga stakeholders lainnya, saya berharap bisa muncul sense of urgency dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan baru," ujar Agus Gumiwang kepada wartawan, Kamis (27/2/2025).

"Misalnya, ini bukan arahan, misalnya, sacrifice margin atau turunkan harga jual. Ini misalnya, ya. Silakan pelajari masing-masing perusahaan," katanya.

Tahun lalu, penjualan mobil mengalami penurunan hingga 13,9 persen dibandingkan pencapaian pada 2024. Hal ini memberikan dampak besar pada berbagai sektor. Sehingga diharapkan penjualan mobil bisa pulih pada tahun ini.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
4 hari lalu

MPV dan SUV Masih Jadi Incaran, Ini Mobil Paling Diburu Konsumen Kelas Menengah-Atas

18 hari lalu

15 Mobil Terlaris di Indonesia September 2026, Mobil Listrik Puncaki Penjualan

18 hari lalu

Penjualan Mobil September 2026 Tembus 81.243 Unit, Ini 15 Merek Terlaris di Indonesia

30 hari lalu

Pakai Mobil Dinas Maung MV3 Garuda, Menko AHY Dorong RI Mandiri di Industri Otomotif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal