Sering Isi Radiator Motor Pakai Air Keran? Ini Dampaknya untuk Mesin

Dani M Dahwilani
Penggunaan air biasa pada radiator dapat memengaruhi kondisi sistem pendingin dan berpotensi menimbulkan masalah pada mesin.

JAKARTA, iNews.id - Kebiasaan mengisi radiator motor menggunakan air keran mungkin terlihat praktis karena mudah didapat. Namun, jika dilakukan terus-menerus, penggunaan air biasa dapat memengaruhi kondisi sistem pendingin dan berpotensi menimbulkan masalah pada mesin.

Radiator memiliki fungsi penting untuk menjaga temperatur mesin tetap dalam batas normal. Cairan pendingin bersirkulasi dari radiator menuju mesin untuk menyerap panas sebelum kembali didinginkan.

Sebab itu, pemilik motor sebaiknya tidak sembarangan memilih cairan yang digunakan untuk mengisi sistem radiator. Dilansir dari laman Suzuki berikut ulasannya.

Air Keran Bisa Memicu Endapan

Air keran dapat mengandung mineral dan zat lain yang berpotensi meninggalkan endapan di dalam sistem pendingin. Jika digunakan dalam jangka panjang, endapan tersebut dapat menumpuk pada saluran radiator.

Penumpukan kerak berpotensi menghambat sirkulasi cairan pendingin. Akibatnya, proses pelepasan panas dari mesin bisa tidak bekerja secara optimal.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
22 jam lalu

Ganti Air Radiator Motor Berapa Bulan Sekali? Ini Waktu dan Cara Menggantinya

2 bulan lalu

Penyebab Selang Radiator Mobil Cepat Rusak, Jangan Anggap Sepele Mesin Bisa Jebol

3 bulan lalu

Ganti Air Radiator Motor Berapa Bulan Sekali? Banyak Biker Masih Salah Kaprah

4 bulan lalu

Tanda-Tanda Radiator Mobil Rusak, Pahami Penyebabnya Jangan Sampai Mesin Overheat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal