Sering Isi Radiator Motor Pakai Air Keran? Ini Dampaknya untuk Mesin

Dani M Dahwilani
Penggunaan air biasa pada radiator dapat memengaruhi kondisi sistem pendingin dan berpotensi menimbulkan masalah pada mesin.

Jika motor mengalami overheat, jangan memaksakan kendaraan terus berjalan. Segera menepi di tempat aman dan tunggu mesin cukup dingin sebelum melakukan pemeriksaan.

Pemilik motor juga tidak boleh langsung membuka tutup radiator ketika mesin masih panas. Cairan dan uap bertekanan tinggi dapat menyembur dan menyebabkan luka bakar.

Jangan Hanya Menambah Cairan

Ketika volume cairan radiator berkurang, pemilik motor sebaiknya tidak hanya fokus menambahkan cairan tanpa mencari penyebabnya.

Cek kondisi reservoir, selang radiator, sambungan, dan bagian lain yang berpotensi mengalami kebocoran. Jika cairan terus berkurang, pemeriksaan di bengkel diperlukan untuk mengetahui sumber masalah.

Penggantian coolant juga perlu dilakukan secara berkala sesuai rekomendasi pabrikan. Interval penggantian dapat berbeda pada setiap model motor sehingga buku manual kendaraan sebaiknya menjadi acuan utama.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 hari lalu

Ganti Air Radiator Motor Berapa Bulan Sekali? Ini Waktu dan Cara Menggantinya

2 bulan lalu

Penyebab Selang Radiator Mobil Cepat Rusak, Jangan Anggap Sepele Mesin Bisa Jebol

3 bulan lalu

Ganti Air Radiator Motor Berapa Bulan Sekali? Banyak Biker Masih Salah Kaprah

4 bulan lalu

Tanda-Tanda Radiator Mobil Rusak, Pahami Penyebabnya Jangan Sampai Mesin Overheat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal