Subsidi Motor Konversi Mau Ditambah Jadi Rp10 Juta, Intip Rincian Biayanya

Muhamad Fadli Ramadan
Ilustrasi motor listrik konversi. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id– Konversi motor konvensional menjadi listrik bertenaga baterai jadi salah satu upaya pemerintah Indonesia mempercepat transisi ke era elektrifikasi. Bahkan, ada wacana untuk meningkatkan subsidi dari Rp7 juta menjadi Rp10 juta.

Selain itu, opsi sewa baterai juga sedang didiskusikan, yang nantinya konversi motor bisa gratis. Itu karena komponen termahal ada pada baterai, sehingga konversi motor belum cukup populer.

Ini juga menjadi salah satu cara untuk pengurangan limbah kendaraan bekas, karena bodi dan kerangka motor masih bisa digunakan. Bahkan, sistem hybrid juga bisa diterapkan agar mesin pembakaran yang lama tak terbuang begitu saja.

Ikatan Ahli Teknik Otomotif (IATO) menjadi salah satu pelaku konversi dengan menciptakan dua model. Ia melakukan konversi motor bensin menjadi full electric dan sistem hybrid di mana mesin pembakaran masih terpasang pada tempatnya.

Sekretaris Jenderal IATO Hari Budianto mengatakan bahwa pihaknya kini menyediakan jasa untuk mengkonversi motor. Sedangkan untuk biayanya berkisar Rp13 juta, tapi itu belum termasuk biaya perbaikan motor untuk memenuhi syarat lolos uji tipe.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
5 hari lalu

JAC Bawa 2 Kendaraan Komersial Bertenaga Listrik di Mining Indonesia, Intip Spesifikasinya 

6 hari lalu

Jaguar Land Rover bakal PHK 4.000 Karyawan dalam 2 Tahun, Ini Penyebabnya

6 hari lalu

Motor Listrik Baru Kembali Bakal Meluncur di Indonesia, Intip Bocorannya

7 hari lalu

China Luncurkan 3 Mobil Listrik Baru Setiap Hari, CATL Peringatkan Masalah Baterai Massal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal