Sudah Disubsidi Penjualan Motor Listrik Masih Jauh dari Harapan, Ini Faktornya

Muhamad Fadli Ramadan
Pemerintah telah menyiapkan subsidi bagi masyarakat yang membeli motor listrik sebesar Rp7 juta, namun minat konsumen masih rendah. (Foto: M Fadli)

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah telah menyiapkan subsidi bagi masyarakat yang membeli motor listrik sebesar Rp7 juta. Kuota subsidi yang diberikan sebanyak 600.000 unit motor listrik hingga akhir 2024. 

Namun, saat ini baru ada 11.532 unit motor listrik yang terjual dengan bantuan potongan harga Rp7 juta. Apa yang menjadi masalah?

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan faktor penghambat penjualan motor listrik. Salah satunya baterai yang membuat harga jual semakin tinggi.

“Bagi konsumen mobil dan motor listrik, salah satu yang penting kan baterai. Jadi komponen tersebut harus bisa memiliki durasi yang lama, panjang, dan baterainya harus bisa mudah di-charge,” ujar Menperin kepada wartawan di Jakarta, Rabu (3/1/2024).

Selain membuat harga baterai mahal, lama pengisian daya baterai juga membuat masyarakat masih enggan beralih ke kendaraan listrik. Sebab itu, standarisasi mengenai jenis dan waktu pengisian baterai diharapkan segera ditetapkan pemerintah.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
7 jam lalu

Motor Listrik Baru Kembali Bakal Meluncur di Indonesia, Intip Bocorannya

3 hari lalu

Pemerintah Dorong Produsen Kendaraan Tingkatkan TKDN Minimal 60 Persen mulai 2027

5 hari lalu

Restitusi Pajak Tak Kunjung Cair, Menperin Temui Purbaya untuk Minta Solusi

19 hari lalu

Alva dan Gesits Masuk Daftar Calon Penerima Insentif Motor Listrik Rp3 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal