3. Rem kurang pakem
Performa pengereman yang menurun juga bisa dirasakan dari respons rem yang kurang konsisten alias kurang pakem. Kendaraan membutuhkan jarak lebih panjang untuk berhenti, terutama dalam situasi darurat.
Wahyu menjelaskan meski tanda-tanda tersebut dapat dikenali, penggantian minyak rem sebaiknya tidak menunggu hingga gejala muncul. Perawatan berkala tetap menjadi langkah penting untuk menjaga performa sistem pengereman.
Secara umum, penggantian minyak rem disarankan setiap 24 bulan atau setelah menempuh jarak 24.000 kilometer, tergantung mana yang lebih dulu tercapai.
Langkah ini penting untuk memastikan sistem pengereman tetap bekerja optimal dan memberikan perlindungan maksimal bagi pengendara.
“Kami menyarankan konsumen untuk melakukan penggantian minyak rem di bengkel resmi. Selain menggunakan produk yang sesuai standar, proses pengerjaan dilakukan oleh teknisi terlatih dengan prosedur yang tepat, sehingga keamanan dan performa kendaraan tetap terjaga,” kata Wahyu.